SERTIFIKASI HUTAN

 

Dalam rangka pemenuhan terhadap regulasi maupun persyaratan standar lainnya sekaligus pembuktian terhadap praktek pengelolaan hutan yang memenuhi norma-norma kelestarian maka strategi melalui sertifikasi pengelolaan hutan lestari baik mandatory/wajib maupun voluntary/sukarela ditempuh oleh Unit Manajemen untuk melihat sejauh mana praktek pengelolaan hutan sudah memenuhi persyaratan yang ada.

Sertifikasi yang telah ditempuh oleh Unit Manajemen antara lain:

  1. Sertifikasi PHPL, bersifat wajib sesuai Permenhut No. P.43/Menhut-II/2014 tentang Penilaian Kinerja PHPL dan Verifikasi Legalitas Kayu Pada Pemegang Izin atau Pada Hutan Hak. Masa berlaku sertifikat 7 Oktober 2019 sampai 6 Oktober 2024 dengan no sertifikat No. 009.PHPL.019-IDN, dilakukan oleh LPPHPL PT Trustindo Prima Karya.
  2. Sertifikasi IFCC-PEFC, bersifat sukarela, masa berlaku 29 September 2016 sampai 28 September 2022 dengan no sertifikat No. AJA/IFCC-PEFC/FMC-HT/00031/IX/2016, dilakukan oleh AJA Certification.
  3. Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), bersifat wajib sesuai PP No. 50 tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen K3.

Pada saat ini Unit Manajemen sedang dalam tahap penilaian terhadap pemenuhan standar ISO 14001:2015, OHSAS 18001.